1. Kehidupan dunia
tidak hanya memperdaya orang-orang kafir, tetapi orang mukmin pun bisa saja
terperdaya olehnya. Bagaimana orang mukmin bisa terperdaya? Mereka menyatakan
beriman, tetapi tidak mau beramal shalih. Mereka justru menuruti syahwat dan
hawa nafsunya dengan melanggar aturan-aturan Allah.
2.
Contoh ketertipuan orang-orang kafir adalah ucapan mereka,
"Jika memang akhirat itu ada, yakni kelak manusia dikembalikan lagi kepada
Tuhan, maka kamilah yang berhak mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya."
Ucapan mereka ini disebabkan oleh kesesatan berpikir yang dihembuskan oleh
iblis, sehingga mereka menganggap:
- Kami telah mendapatkan banyak kenikmatan dunia, maka nikmat itu pula yang akan kami terima kelak di akhirat.
- Di dunia ini kami tidak diazab/disiksa oleh Tuhan, maka kelak di akhirat pun kami tidak akan disiksa.
- Di dunia ini kami lihat banyak orang mukmin yang melarat, maka tidak mungkin mereka akan mendapatkan kekayaan, kebahagiaan, & kesejahteraan di akhirat.
3. Kesesatan struktur silogisme
mereka adalah: "Allah telah berbuat baik kepada kami dengan
memberikan kenikmatan dunia. Siapa pun yang memberi, berarti dia cinta. Siapa
pun yang cinta, pasti akan memberi." Padahal, belum tentu memberi sesuatu
merupakan bukti dari cinta. Bahkan, tidak jarang pemberian itu justru
membinasakan secara pelahan (istidraj). Sebagaimana seseorang yang punya
riwayat penyakit tertentu dilarang mengonsumsi makanan atau minuman tertentu;
dia sangat ingin menikmatinya. Oleh keluarganya, diberilah ia makanan atau
minuman itu. Apa yang terjadi? Penyakitnya akan kumat, lalu bertambah parah,
dan akhirnya mati.
4. Ketertipuan ini muncul karena mereka tidak mengenal Allah. Jika mereka mengenal Allah, tentu mereka tidak akan merasa aman dari makar Allah. Makar Allah bisa diartikan sebagai azab Allah yang diberikan secara perlahan dan tanpa disadari (istidraj). Tidakkah mereka belajar dari kisah Fir'aun, Haman, dan Namrud?
5.
Seorang mukmin harus waspada, jangan sampai nikmat
(ni'mat) yang diberikan Allah justru berubah menjadi murka/siksa (niqmat) dari
Allah.[]
%20(72%20x%2010%20inci)%20(1).png)


.jpg)




