Santri Nurbin: Bukuku

Hot

Showing posts with label Bukuku. Show all posts
Showing posts with label Bukuku. Show all posts

Monday, October 28, 2013

Koleksi Kisah Islami Pengantar Tidur

October 28, 2013 0
Penerbit :   
Edisi :   
Soft Cover
ISBN :   
6027728361
ISBN-13 :   
9786027728363
Tgl Penerbitan :   
2013-09-00
Bahasa :   
Indonesia
           Harga :
Rp 65.000,-

Pengantar Penulis

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Dia-lah yang telah menolong penulis mewujudkan buku ini sehingga bisa hadir di hadapan pembaca. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad saw, keluarganya, serta para sahabatnya yang beriman hingga akhir zaman.
Adik-adik pasti senang membaca dan mendengar cerita, entah itu cerita tentang binatang, tumbuhan, manusia zaman dahulu, maupun benda-benda ajaib. Cerita dan kisah yang tak kalah menariknya adalah yang bernuansa Islam. Ada banyak hikmah dan pelajaran di sana. Semoga buku ini bisa menjadi salah satu khazanah keislaman dan pemacu semangat adik-adik untuk menjadi seorang muslim sejati.
Terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu proses penerbitan buku ini. Teman-teman di redaksi Idea World Kidz, kawan-kawan di Komunitas Tintas Emas (selamat atas launching website-nya www.timkomte.com), dan semua sobat pembaca di mana pun berada.
Selamat membaca!
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Yogyakarta, Pengujung Agustus 2012
Penulis

Daftar Isi Buku
1.     Semut Pantai dan Nabi Sulaiman
2.     Sebiji Gandum dan Semut Sulaiman
3.     Allah Tidak Tidur
4.     Kisah Pengemis dan Putri Raja
5.     Lelaki Buta dari Surat ‘Abasa
6.     Rasulullah dan Seorang Pengemis Buta
7.     Ali bin Abi Thalib dan Seorang Lansia
8.     Tahajud Abu Yazid Kecil
9.     Pemuda Tampan Luar Dalam
10.    Hikayat Pasar yang Terbakar
11.    Pendamping Nabi Musa di Surga
12.    Abu Aqil dan Segenggam Kurma
13.    Abu Hanifah dan Lelaki Pemalas
14.    Harta Qarun
15.    Wahai Api, Dinginlah!
16.    Kan’an, Anak Durhaka
17.    Kejujuran Gadis Pemerah Susu
18.    Mati Karena Sepotong Roti
19.    Cerita Si Ego dan Pak Bijak
20.    Singa dan Tikus
21.    Kisah Rama dan Arimba
22.    Pasukan Nyamuk Mematikan
23.    Seekor Gajah di Kota Buta
24.    Si Lumpuh dan Si Buta
25.    Mubarak Sang Penjaga Kebun
26.    Kejujuran Penggembala Domba
27.    Semut dan Kepompong
28.    Rumah Sederhana Sang Sufi
29.    Hadiah Kematian
30.    Doa Seorang Nelayan
31.    Nabi Yahya dan Iblis
32.    Penderitaan Wail
33.    Kesabaran Al-Baqir
34.    Setan Gemuk dan Setan Kurus
35.    Musuh Iblis dan Sahabat Iblis
36.    Aku Tidak Tahu
37.    Sapi Emas Si Anak Shalih
38.    Menangkap Pencuri Angsa
39.    Siasat Membelah Bayi
40.    Suara Kentut dan Hatim yang Tuli
41.    Ayah, Anak, dan Seekor Keledai
42.    Hati Suci Dokter Ahsani
43.    Timur Lenk dan Keledai Tolol
44.    Kura-Kura dalam Tempurung
45.    Ali Baba dan Qasim
46.    Lelaki Penghuni Surga
47.    Jari Kelingking Sang Raja
48.    Kisah Si Jahil
49.    Sepotong Kebencian
50.    Kebaikan yang Terlupakan


Read More

Monday, December 24, 2012

Alhamdulillah, Akhirnya Terbit Juga!

December 24, 2012 13

Alhamdulillah, setelah cukup lama menantikan terbitnya buku ini akhirnya pada Oktober 2012 kemarin buku ini telah resmi dilaunching. Lumayan lama saya dan teman-teman mengerjakan buku ini. Maklum karena halamannya yang cukup tebal, yaitu 506 halaman. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan terbitnya buku ini, khususnya teman-teman Tim Kajian Keislaman Nurul Ilmi (Ust. Ayup P, MA; Ust. Sawaun Amin, M.Hum; dan lain-lain). Terima kasih juga untuk kru redaksi Citra Risalah yang telah mempercantik penampilan buku ini, khususnya Bapak Basit Abdullah, Bapak Supriyanto, dan Bapak Trisnawan Hb.

Anda bisa mendapatkan buku ini di toko buku Gramedia terdekat dengan harga Rp100.000,- Akan tetapi, jika Anda tidak bisa menjangkau toko buku atau karena suatu alasan tertentu sehingga tidak bisa mendapatkannya di toko buku terdekat, Anda bisa menghubungi tim_komte@yahoo.co.id atau page facebook Komunitas Tinta Emas atau sms/call ke nomor 0274-9274891 (diskon 20%).




Judul Buku Induk Terlengkap Agama Islam  
No. ISBN 9786029245066 
Penulis Tim Kajian Keislaman Nurul Ilmi (Divisi Keislaman Komunitas Tinta Emas)
Penerbit Citra Risalah 
Tanggal terbit Oktober - 2012 
Jumlah Halaman 506 
Jenis Cover Hard Cover
Harga Rp 100.000,-


"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian semua ke dalam Islam secara kaffah, dan Janganlah kalian turuti langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya dia itu musuh yang nyata bagimu."(Q.S. al-Baqarah [2]: 208) Ayat di atas memerintahkan kita agar menjadi muslim yang kaffah, bukan muslim yang setengah-setengah.

Tingkat melek baca Al-Qur'an rendah, masjid-masjid banyak yang kosong ketika waktu shalat tiba, tata kehidupan yang jauh dari nilai-nilai keislaman, moralitas yang jauh dan teladan Rasulullah, dan masih banyak lagi, semua ini mengindikasikan keislaman yang setengah-setengah. Untuk itulah, buku ini hadir di tengah pembaca. Memuat segala macam pernik ajaran Islam sehingga umat Islam dapat terbantu untuk mengkaji, mempelajari, dan menelaah segalanya tentang Islam. Buku ini disusun dengan berbagai kelebihan, di antaranya:

> Valid: materi yang disampaikan berdasar pada Al-Qur'ann dan Hadits serta kitab-kitab yang mu'tabar sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
> Lengkap: pembahasan meliputi dari seribu entri ajaran Islam. Mulai dari akidah, muamalah, fiqih, akhlak, dan lainnya
> Sistematis: mudah dibaca dengan pembagian bab dan subbab yang tertata rapi dan sistematis
> Mudah: dikemas dengan bahasa tulis yang ringan, efektif, dan tidak bertele-tele sehingga mudah pula dipahami.
> Global: cocok untuk semua segmen pembaca, dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.
Read More

Friday, June 22, 2012

Jangan Asal Shalat

June 22, 2012 28
Segala puji bagi Allah swt yang telah mewajibkan shalat kepada para hamba-Nya yang beriman dan menjadikannya tiang bagi agama. Shalawat dan salam semoga teruntaikan kepada Rasulullah saw, keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan semua orang yang setia menjadi pengikutnya dalam kebaikan dan keimanan hingga hari Kiamat.

Allah telah memerintahkan kita menjaga (menegakkan) shalat secara sungguh-sungguh, sebagaimana firman-Nya: “Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthâ. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 238)

Dalam hadits Nabi saw juga disebutan, bahwa: “Amal seseorang yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat. Bila shalatnya baik, maka seluruh amalannya juga baik. Bila shalatnya buruk, maka buruk pula seluruh amalnya.” (H.R. Thabrani)

Berangkat dari perintah Allah dan Rasul-Nya tersebut, maka anggaplah buku ini sebagai bentuk ber-amar ma’ruf nahi munkar dengan membumikan ajaran shalat. Dengan segala keterbatasan dan ke-dha’if-an, buku ini diupayakan tersuguhkan kepada pembaca dengan penyampaian yang bijak, moderat, dan tidak terbelenggu pada fanatisme madzhab. Dengan harapan, kita bisa semakin arif, dewasa, dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan. Sehingga, tersimpullah secara kukuh tali persaudaraan umat Islam, tanpa dicederai oleh gesekan-gesekan “perbedaan”.

Lebih dari itu, tidak saja beramar ma’ruf dalam shalat, buku ini juga sengaja ditujukan kepada pembaca untuk senantiasa berada dalam jalan atau rel Allah swt. Harapannya setelah ibadah shalat kita benar, ditambah lagi dengan amalan-amalan sepanjang tahun untuk dapat lebih menggapai kesempurnaan pribadi seorang muslim. Bagi kita amalan-amalan tersebut adalah “suplemen”. Rasulullah saja yang notabene paling benar shalatnya, masih juga melaksanakan amalan-amalan tersebut, apalagi kita? Seharusnya menyamai atau lebih dari Rasulullah.

Jadi, tujuan buku yang Anda pegang ini adalah pertama, menegakkan shalat terlebih dahulu, karena ini adalah ibadah terpenting dalam ajaran Islam. Kedua, menambah amalan-amalan (ibadah) di luar shalat sepanjang tahun. Amalan-amalan tersebut dapat berupa, puasa, sedekah, dan sebagainya menurut keutamaan bulan-bulan dalam kelender Hijriyah. Semoga dengan begitu kita benar-benar menjadi muslim yang kaffah, senantiasa berjalan di atas jalan Allah, dan semoga senantiasa mendapatkan ridha dari Allah swt, hidup bahagia dunia dan akhirat. Amin.

(*)

Itulah setetes prakata penulis dalam bukunya yang berjudul Jangan Asal Shalat. Di dalam buku berwarna hitam tersebut, dikupas kajian-kajian praktis penunaian ibadah shalat. Kajian dimulai dengan pembahasan tentang thaharah/tatacara berwudhu, mandi, dan tayamum. Kemudian dilanjutkan dengan uraian tentang fiqih shalat, tatacara shalat, khusyuk dalam shalat, serta doa dan dzikir setelah shalat. Dituturkan pula shalat saat kondisi sulit semisal sedang sakit, sedang dalam perjalanan/di atas kendaraan, juga shalat saat dicekam ketakutan seperti ketika di tengah medan peperangan.

Tidak kalah penting adalah shalat berjamaah. Kajian ini dibahas secara menyeluruh dalam satu bab khusus. Begitu pula shalat Jum’at dan shalat Jamak-Qashar, dikupas dalam bab khusus. Setelah tuntas mengkaji tema-tema tersebut, buku tersebut memberikan panduan pula secara praktis beragam shalat sunnah: shalat sunnah Wudhu, shalat Tahiyyatul Masjid, shalat Rawatib (qabliyah dan ba’diyah), shalat Dhuha, shalat Tahajud, shalat Hajat, shalat Istikharah, shalat Tasbih, shalat Witir, shalat Tarawih, shalat Hari Raya (’Id), shalat Istisqa’, shalat Gerhana, dan lain-lain.

Tidak ketinggalan terdapat ulasan pula tentang shalat Jenazah, shalat Ghaib, shalat Qadha’, juga kupasan tentang macam-macam sujud, yakni sujud Sahwi, sujud Tilawah, dan sujud Syukur.

Sobat blogger, buku ini sebetulnya merupakan ”kloningan” dari 3 buku sebelumnya yang berjudul Panduan Lengkap Ibadah Shalat. Mungkin karena menurut pihak owner penerbit buku tersebut berkali-kali cetak ulang maka terus saja dicetak dan diterbitkan. Agar sedikit tampil beda maka dilakukanlah penyegaran terhadap sampulnya, walaupun secara isi dan redaksi tidak jauh beda.

Dalam terbitannya yang pertama, buku ini diberi judul Panduan Lengkap Ibadah Shalat. Mungkin karena tuntutan tren saat itu, desain sampulnya rada-rada ngepop dikit. Mungkin juga karena faktor kompetitor maka diberilah bonus CD audio-visual di dalam buku tersebut.
Terbitan Pertama
Lagi-lagi penerbit tentu mempunyai pertimbangan tersendiri untuk memasarkan bukunya. Termasuk terhadap buku ini. Maka disegarkanlah sampul bukunya dengan mengubah gaya yang awalnya rada-rada ngepop menjadi coklat klasik. Mengapa coklat? Kata penerbitnya sih itu warna hoki bagi produk-produk mereka. (Hmmm.... ada-ada saja!) Secara isi, redaksi, dan bonus, terbitan kedua ini tidak mengalami perubahan berarti. Bonus CD audio-visual tetap diberikan kepada pembaca.
Terbitan Kedua

Kata sang owner, masyarakat pembaca terus meminta buku ini ditambah oplah cetaknya. Akhirnya sang owner memutuskan kembali menerbitkan buku ini, tetapi dengan kaver atau sampul yang berbeda. Jika dalam dua cetakan sebelumnya tidak hard cover maka kali ini buku tersebut diterbitkan dengan kemasan hard cover dan dengan ukuran yang lebih besar. Sampulnya pun lebih simpel dengan warna dasar putih. Hanya saja bonus CD sudah tidak ada lagi di cetakan ketiga ini.
Terbitan Ketiga

Untuk kesekian kalinya, lagi-lagi owner penerbit yang mempunyai otoritas penuh terkait dengan kebijakan penerbitan buku tersebut. Entah semata-mata didasari motivasi keuntungan bagi perusahaan atau karena motivasi lain, maka untuk keempat kalinya buku tentang shalat tersebut dicetak lagi. Akan tetapi, kali ini ada sedikit penambahan isi yang dilakukan oleh redaksi, yakni ditambah dengan panduan amalan-amalan Islami selama 12 bulan. Begitu pula judulnya diubah dari Panduan Lengkap Ibadah Shalat menjadi Jangan Asal Shalat.

Ada seorang teman pernah mengeluarkan komentar terkait judul tersebut. Menurutnya judulnya terkesan ”angkuh” dan ”sok”. Memang secara pribadi saya merasakan agak gimana gitu dengan judul itu. Tapi, untuk kesekian kalinya, lagi-lagi pihak penerbit memiliki otoritas penuh untuk mengubahnya. Sebagai penulis buku tersebut, dengan kerendahan hati serta pengakuan kedhaifan diri, sedikit pun dalam benak saya tidak terlintas perasaan buruk itu; ”angkuh”, ”sok”,”merasa paling benar”, dan sebagainya. Hanya Allah-lah Dzat yang berhak menyandang ’keangkuhan’ diri. Dia-lah Al-Mutakabbir. Bahkan dalam setiap shalat kita, selalu kita ikrarkan dalam bacaan takbir kita: Allahu akbar!
Terbitan Keempat

Apa pun motivasi pihak penerbit, semoga buku tersebut tetap menjadi investasi amal (pahala) bagi penulis dan siapa pun yang terlibat dalam proses penerbitannya. Sesedikit apa pun ilmu yang saya tuangkan dalam buku tersebut, semoga bermanfaat di dunia dan akhirat. Bermanfaat bagi penulis juga para pembaca. Amin.



Read More

Thursday, May 10, 2012

Ibadah-Ibadah Wanita yang Dirindukan Surga

May 10, 2012 56
Dapatkan di Toko Buku Gramedia
Rp 27.000,-
Pada dasarnya, antara kaum lelaki dan wanita mempunyai potensi yang sama untuk menggapai surga. Bahkan, bisa jadi pintu surga lebih mudah terbuka untuk wanita. Lihat saja, wanita tidak perlu berjihad di medan perang, cukup dengan cemburu kepada suami yang disertai sabar, maka Allah menyetarakannya dengan pahala berjihad di jalan Allah. Wanita tidak wajib membanting tulang untuk mencari nafkah, cukup taat dan hormat kepada suami niscaya ia beroleh pahala berlipat dari Sang Yang Maha Esa. Bahkan, menjaga diri dan sekadar menutup aurat pun menjadi modal besar bagi terbukanya pintu surga.

Akan tetapi, kenapa Rasulullah saw bersabda, “Aku berdiri di depan pintu surga, ternyata kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang miskin, sementara orang kaya lagi terpandang masih tertahan (untuk dihisab). Namun, penghuni neraka telah diperintah untuk masuk ke dalam neraka, ternyata mayoritas yang masuk ke dalam neraka adalah kaum wanita.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Karena wanita banyak yang kufur nikmat, mudah tergiur pada kemewahan dunia, mudah tergoda, dan tidak bisa menjaga diri lantaran ingin dipuji. Padahal jika wanita bersifat kebalikannya, tentu semua pintu surga akan berseru memanggil namanya, semua bidadari akan tunduk kepadanya, dan bidadari-bidadari surga pun tidak akan mampu menandingi kecantikannya.

Dialah wanita shalihah. Wanita yang bisa memanfaatkan potensi surga pada dirinya. Wanita yang senantiasa menggantungkan hidupnya hanya kepada Allah. Wanita yang tidak membuka auratnya. Wanita yang menjaga dirinya dari setiap godaan pria. Wanita yanag selalu setia kepada suaminya. Wanita seperti inilah yang dijanjikan kenikmatan surga. Bahkan ketika masih di dunia, aura pesona “bidadarinya” pun sudah terasa oleh siapa saja yang memandangnya.

Namun sayang, pada zaman sekarang ini sulit mencari sosok “bidadari” yang syar’i. Memang banyak wanita yang terobsesi menjadi “bidadari”. Tetapi mereka salah mengartikannya. Mereka berpikir bahwa wanita yang secantik bidadari adalah wanita yang mulus kulitnya, seksi body-nya, dan segala tingkahnya mampu menggoda kaum pria.

Pemikiran seperti inilah yang salah, bahkan dapat menjerumuskan wanita ke neraka. Betapa tidak, karena ingin dibilang cantik maka wanita bertingkah genit. Karena ingin dipuji, wanita rela mengorbankan harga diri. Karena ingin dibilang kaya, wanita tidak mensyukuri pemberian suami apa adanya. Na’udzubillah

Iman dan takwalah sebenarnya yang menjadi sekat tipis antara surga dan neraka. Jika wanita tidak kuat imannya, maka dengan mudahnya ia akan terguling ke neraka. Tapi jika kuat imannya maka segala godaan yang akan menjerumuskannya ke neraka dapat dihalaunya.

Sebagai pungkasan, penulis sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penulisan buku ini, khususnya kepada Abahnya Neswa. Juga kepada kawan-kawan di Komunitas Tinta Emas (KomTE) yang selalu “menampar” penulis agar terus bersemangat dalam berkarya dan berprestasi. Pak Emen, Jhon Bilif, Mbak Ifah, Mbak Nisa’, Bu Nini Muga, Bu Lisa, Layla Sukma, Bunda Nakeisha, dan lain-lain.

Semoga Allah menjadikan surga terindah-Nya selalu merindukan kehadiran kita di dalamnya. Amin.

Yogyakarta, Tahun 2012
Anneswa Mahdeatul Haqq

***

Kisi-Kisi Isi Buku


Judul           : Ibadah-Ibadah Wanita yang Dirindukan Surga
Penulis          : Anneswa Mahdeatul Haqq
Penerbit       : Citra Risalah, Yogyakarta
Tebal           : xii + 176 halaman
Format/ukuran: Bending, 13 x 20 cm
Harga           : Rp 27.000,-

Buku setebal 176 halaman ini memuat 7 bab utama. Bab I penulis mencoba menganalisis sebuah pertan “Benarkah mayoritas penghuni neraka adalah wanita?”. Kemudian, di Bab II, penulis mulai menemukan titik cerah bahwasanya senyatanya wanita memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi penghuni surga. Di bab inilah penulis memaparkan gambaran surga, kenikmatan bagi para penghuninya, dan sebagainya.

Bab III, Bab IV, dan Bab V, bisa dibilang merupakan inti dan ruh dari buku ini. Bab III merupakan ulasan umum bagaimana agar surga merindukan dan mengundang para wanita untuk menjadi penghuninya. Kemudian di Bab IV, secara khusus penulis mendedah kalimat Lâ ilâha illallâh sebagai miftahul jannah (kunci surga).  Dan, lebih khusus lagi, di Bab V penulis mengungkap peluang wanita menjadi penghuni surga melalui jalan kelurusannya dalam berumah tangga, yakni sebagai istri dari seorang suami dan ibu dari para buah hati.

Selanjutnya, di Bab VI, penulis mengajak kita untuk belajar kepada empat wanita mulia yang dijamin masuk surga berdasarkan sabda Nabi saw. Kisah empat wanita mulia penghuni surga ini sengaja dituturkan oleh penulis di dalam buku ini bukanlah tanpa alasan. Tentu ada alasan dan harapan di sana. Salah satunya adalah agar dijadikan teladan oleh pembaca, para wanita pada umumnya.

Siapakah empat wanita mulia penghuni surga tersebut? Mereka adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Rasulullah, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Muzahim, Istri Fir’aun.

Sebagai bonus, di bab terakhir buku ini disajikan beberapa doa dan dzikir bagi wanita. Di antaranya ada doa dan dzikir yang benar-benar khusus untuk wanita, dan di antara lainnya merupakan doa dan dzikir yang bisa diamalkan secara umum baik wanita maupun pria.

Semoga buku ini bermanfaat! Amin 
Read More