Pada suatu
hari, ketika Syekh Mulla Ramadhan al-Buthi hendak mengantarkan putranya,
Muhammad Sa‘id Ramadhan al-Buthi, ke Ma‘had at-Taujih al-Islami untuk belajar
kepada para guru di sana, beliau terlebih dahulu menyampaikan nasihat
kepadanya.
Beliau
berbicara tentang harapan-harapan besar yang digantungkan kepada putranya. Di
antara pesan yang disampaikannya adalah:
اعْلَمْ يَا بُنَيَّ أَنَّنِي لَوْ عَرَفْتُ
أَنَّ الطَّرِيقَ الْمُوصِلَ إِلَى اللهِ يَكْمُنُ فِي كَسْحِ الْقُمَامَةِ مِنَ
الطُّرُقَاتِ، لَجَعَلْتُ مِنْكَ زَبَّالًا، وَلَكِنِّي نَظَرْتُ فَوَجَدْتُ أَنَّ
الطَّرِيقَ الْمُوصِلَ إِلَى اللهِ هُوَ الْعِلْمُ بِهِ وَبِدِينِهِ، فَمِنْ
أَجْلِ ذَلِكَ قَرَّرْتُ أَنْ أَسْلُكَ بِكَ هَذَا الطَّرِيقَ.
"Ketahuilah,
wahai anakku! Seandainya aku mengetahui bahwa jalan yang mengantarkan seseorang
kepada Allah adalah dengan menyapu sampah di jalanan, niscaya aku akan
menjadikanmu seorang tukang sampah. Akan tetapi, setelah aku menimbang dan
mempertimbangkannya, aku menemukan bahwa jalan yang mengantarkan seseorang
kepada Allah adalah ilmu tentang-Nya dan ilmu tentang agama-Nya. Oleh karena
itu, aku memutuskan untuk menuntunmu menempuh jalan ini."
Nasihat
tersebut bukan sekadar pesan seorang ayah yang mengantarkan anaknya ke lembaga
pendidikan. Di dalamnya tersimpan pandangan hidup yang sangat mendalam tentang
pendidikan dan pengabdian.
Bagi Mulla
Ramadhan, kemuliaan suatu pekerjaan bukan semata-mata ditentukan oleh kedudukan
sosial atau penilaian manusia. Apa pun pekerjaannya, selama menjadi jalan untuk
mendekatkan diri kepada Allah, tentu layak ditempuh. Namun, beliau telah
menemukan bahwa jalan yang hendak dipilihkan bagi putranya adalah jalan ilmu
dan agama.
Karena itulah,
beliau mengantarkan putranya ke pesantren, agar kelak tumbuh menjadi seorang
alim yang mengenal Allah, memahami agama-Nya, dan mengabdikan hidupnya melalui
ilmu.
Dan dari jalan pendidikan itulah, kelak lahir seorang ulama besar, Syekh Muhammad Sa‘id Ramadhan al-Buthi.[]
Sumber: https://naseemalsham.com/persons/muhammad_said_ramadan_al_bouti/lessons/fatwacate7

No comments:
Post a Comment