Setiap Kebaikan Sepatutnya Diistiqamahkan

Halal bi halal yang digelar oleh Ikatan Santri MUS-YQ (ISMUQ) Kudus setiap tanggal 5 Syawal ini sarat dengan kebaikan. Setiap kebaikan sudah semestinya dipertahankan, dilestarikan, dan diistiqamahkan.
Imam Ghazali berkata,

لَا خَيْرَ فِيْ خَيْرٍ لَا يَدُوْمُ بَلْ شَرٌّ لَا يَدُوْمُ خَيْرٌ مِنْ خَيْرٍ لَا يَدُوْمُ

Tidak ada kebaikan dalam perbuatan baik yang tidak berkelanjutan (tidak istiqamah); bahkan perbuatan buruk yang tidak berkelanjutan itu lebih baik daripada kebaikan yang tidak berkelanjutan.

Dalam hal kebaikan dan keburukan, manusia dibagi menjadi empat bagian.
1.   Orang yang berbuat baik terus-menerus sampai akhir hayat, seperti Abu Bakar ash-Shiddiq dan Ali bin Abi Thalib.

2.   Orang yang berbuat baik tapi kemudian dipungkasi dengan keburukan, seperti Tsa’labah bin Hatib al-Anshary.

3.   Orang yang berbuat buruk terus-menerus sampai akhir hayat, seperti Abu Lahab dan Abu Jahal.

4.   Orang yang berbuat buruk tetapi kemudian dipungkasi dengan kebaikan sampai ajal datang, seperti Umar bin Khattab.

Jangan sampai acara halal bihalal justru diakhiri dengan halal biharam. Misalnya, dengan menjelek-jelekkan panitia yang sudah bersusah payah menyelenggarakan acara.
Sekali lagi, acara yang baik seperti halal bihalal seperti ini patut diistiqamahkan, sebagaimana sudah seharusnya pula kita beristiqamah dalam segala bentuk kebaikan.
اُطْلُبُوْا الْاِسْتِقَامَةَ وَلاَ تَطْلُبُوْا الْكَرَامَةَ فَاِنَّ الْكَرَامَةَ تَتْبَعُ الْاِسْتَقَامَةَ
Carilah istiqamah dan jangan mencari karamah, karena sesungguhnya karamah itu akan mengikuti keistiqamahan.


*) disarikan dari mau’izhah hasanah KH. Hasan Fauzi Maskan, Pengasuh Ma’had al-‘Ulumisy Syar’iyyah Yanbu’ul Qur’an (MUS-YQ) Kudus, pada 5 Syawal 1438 H/29 Juni 2017 M. Mau'izhah lengkap beliau bisa didengarkan di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=cVLDjFXqyeA 
Tag : Hikmah
Comments
12 Comments
12 Komentar untuk "Setiap Kebaikan Sepatutnya Diistiqamahkan"

makasih mas.. walau tidak mengikuti Halal bi halal tapi saya bisa membaca topik bahasan yang penuh hikmah dari blog ini.. semoga bermanfaat

Terima kasih kembali, Mbak Santika. Alhamdulillah jika bermanfaat.

Assalamualaikum Pak Irham Sya'roni.

Perkenalkan saya Donna Aisya dari Solo, Jawa Tengah.

Saya adalah salah satu pembaca dari buku karya istri Anda yang berjudul Ibadah-Ibadah Wanita yang Dirindukan Surga.

Saya sebelumnya sempat mencari profil penulis sesuai yang tertera pada buku. Sampai akhirnya menemukan blog Anda.

Maaf saya hanya ingin menceritakan sedikit, saya mendapatkan buku karya istri Anda dari seorang teman, beliau meminjamkan buku ini sebagai tuntunan bagi saya saat pertama kali berhijrah pada 2013. Buku ini sangat membantu saya untuk memahami hakikat wanita dalam Islam dan masih terus membacanya hingga saat ini.

Namun sayangnya saya harus segera mengembalikan buku ini kepada pemiliknya, dan saya sangat berharap bisa memiliki buku ini secara pribadi. Sehingga saya berusaha mencari buku ini dalam sejumlah toko buku dan situs online namun sudah tidak tersedia stoknya.

Saya hanya ingin mohon informasinya dimana saya bisa mendapatkan buku tersebut? Dapatkah saya memesan dari penulis langsung? Terimakasih.

Wa'alaikumussalam warahmatullah.

Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan Mbak Donna Aisya terhadap buku tersebut. Kami sangat bersyukur jika memang buku tersebut memberikan banyak kemanfaatan untuk para pembaca.

Tentang stok buku tersebut pada saat ini, kami sarankan Mbak Donna langsung menghubungi Penerbit Citra Risalah di nomor 0274-546414. Karena buku tersebut terbilang produk lama (tahun 2012), kami hanya bisa berdoa semoga masih ada sisa di gudang Penerbit.

Andai buku tersebut di perpustakaan pribadi kami terpajang lebih dari satu eksemplar, tentu akan kami kirimkan satu untuk Mbak Donna. Namun, sayangnya, kami hanya memiliki satu eks untuk dokumentasi.

Semoga pihak Penerbit bisa membantu Mbak Donna.

Terima kasih dan mohon maaf.

Salam ukhuwah.

Baik terimakasih banyak atas informasinya.

Salam untuk penulis dan keluarga, semoga semakin sukses kedepannya, Amin.

Aamiin, terima kasih banyak atas kunjungannya di blog saya ini. Terima kasih juga untuk doanya.
Sukses juga untuk Mbak Donna Aisya dan keluarga.

Assalamualaikum, mohon maaf pak baru berkunjung lagi kesini. Wau kita lama gak saling mengunjungi, namun saya berharap semoga silaturahmi dan ukhuwah bisa tetap terjaga.

Semoga sukses selalu menyertai bapak dan keluarga. Amiinn...

Wa'alaikumussalam warahmatullah, saya juga minta maaf tidak segiat dulu dalam blog walking. Maklum, harus banyak membagi waktu. :)
Yang penting terus berkomunikasi dan bersilaturahim, ya, Kang Maman, walaupun baru bisa lewat dunia maya.

Sukses juga untuk Kang Maman dan keluarga.

yang penting sihhhh pada intinya kita terus menerus, kalo kata orang kampung saya mah "ngeruyuh"

Assalamualaikum wr.wb
berharap silaturahmi tidak pernah pudar ya pa :)

Ngeruyuh itu bahasa Sunda yang artinya istiqamah, ya, Mang pai?

Wa'alaikumussalam wr wb
Alhamdulillah, semoga.

Back To Top