Home » , » Ketika Terlambat Shalat Jum'at, Bagaimana Makmum Bersikap?

Ketika Terlambat Shalat Jum'at, Bagaimana Makmum Bersikap?

Kawan saya menuturkan bahwa pada shalat Jum'at kemarin ia datang terlambat ke masjid. Mungkin tidak mendengar suara adzan atau khotbah, atau karena alasan lain. Yang jelas, dia datang ke masjid saat sang imam sudah sujud di rakaat yang kedua atau terakhir.
Menurut penuturannya, saat dia langsung bertakbiratul ihram lalu ikut bersujud kemudian duduk tasyahud akhir. Ketika sang imam sudah salam, dan jamaah lain pun salam, dia segera bangkit berdiri untuk menyempurnakan dua rakaat. shalat Jum'at.

"Apakah yang aku lakukan ini benar?" tanyanya kepadaku saat makan siang di angkringan Mbok Darmi.

Lalu aku memberi jawaban sebagai berikut.

a.    Seseorang yang tertinggal rakaat pertama shalat Jum’at bersama imam dan hanya mendapatkan rakaat kedua, maka ia harus menyelesaikan shalatnya dengan menambah satu rakaat lagi sebagai penyempurna shalat Jum’at.

b.    Seseorang yang tidak mendapatkan rakaat kedua, semisal datang di masjid ketika imam sedang i’tidal pada rakaat kedua atau sedang duduk tasyahud, maka setelah imam salam ia harus berdiri lagi menyelesaikan shalatnya, bukan sebagai Jum’at tetapi Zhuhur. Pasalnya, dalam kasus keterlambatannya tersebut, ia tidak dianggap mendapatkan shalat Jum’at. Karenanya, ia harus menyempurnakan shalatnya sebagai Zhuhur empat rakaat, meskipun ketika takbiratul ihram dan mengikuti imam ia berniat shalat Jum’at.

    Inilah yang disebut shallâ wa lâ nawâ - nawâ wa lâ shallâ, yakni antara niat dan praktik shalatnya tidak sama (niatnya Jum’at, tetapi praktiknya Zhuhur). Dalam Fiqhu As-Sunnah (hal. 265) diistilahkan: Yanwî Al-jum’ata wayatimmuhâ zhuhran; berniat Jum’at tetapi menyempurnakannya sebagai Zhuhur.

    Dari Abu Hurairah r.a., bahwa Nabi saw bersabda, “Jika kamu datang untuk shalat dan kami sedang sujud, maka sujudlah, tetapi jangan dimasukkan hitungan. Dan, barangsiapa mendapatkan satu rakaat, berarti ia telah mendapatkan shalat.”  (H.R. Ibnu Khuzaimah)
Share this article :

14 komentar:

  1. tambah lagi pengetahuan tentang islam...
    makasih ya mas :)

    BalasHapus
  2. @widhi online Sama-sama, Mas. Moga bermanfaat untuk kita semua. makasih kunjungan keduanya ya. hehe

    BalasHapus
  3. wah ane pernah telat tuh Shalat Jum'at.. tapi waktu itu pas Khatib nya udah selesai Khotbah :D

    BalasHapus
  4. @Eel Pecidasase tapi kan masih menjumpai shalatnya mulai dr rakaat awal kan, Mas? Hehe

    BalasHapus
  5. masya alloh...
    ambah ilmu lagi.. ternyata hehe... krna saya cewe, jadi trkdang krang begtu paham solat jum'at.

    BalasHapus
  6. @Annur EL- Kareem Barangkali inilah salah satu guna dan manfaat kita saling bersilaturahim. Nambah sodara, nambah rezeki, nambah ilmu, dan nambah yg laennya. :-)

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah, dengan membaca postingan ini, saya jadi tahu tentang hal ini. memang banyak juga yang kadang terlambat berangkat Sholat jum'at.

    tapi kadang keterlambatan mereka itu ada yang disengaja, berangkatnya waktunya sangat mepet waktunya, jadi mereka telat.

    Oiya gimana juga hukumnya kalau ada orang yang sengaja telat Jum'atan, padahal dia tdk sibuk atau santai2 saja di rumah?

    BalasHapus
  8. @sweethy amore Makasih atas kunjungannya yg kesekian sobat Sweethy.

    Tentang pertanyaan sobat Sweethy, gimana kalau aku jawab di postingan aja ya. Kalau di sini kaya'nya kurang memadai. oke?!

    BalasHapus
  9. Oke dech...thanks ya Kakak..:)

    BalasHapus
  10. @Sweethy Amore sama-sama, makasih kembali Sweethy.

    BalasHapus
  11. Anonim11:57 AM

    Bagaimana jika ada wanita yang ingin sholat jumat?. Karena di makkah, kok jamaah haji ikut sholat?. Sedangkan perempuan arab sendiri gak ada yang ikut sholat jumat?.

    BalasHapus
  12. Anonim @ Pada dasarnya yg wajib melaksanakan shalat Jum'at adalah kaum laki-laki, bukan wanita. Tetapi, apabila wanita (ingin) melaksanakan shalat Jum'at, maka hukumnya diperbolehkan. Menurut madzhab Syafi'i, setelah si wanita itu telah melaksanakan shalat Jum'at, ia tidak wajib lagi melaksanakan shalat Zhuhur.

    BalasHapus
  13. bagamina kalau pada waktu jum'at terlambat hanya pada saat Khotbah saja(tidak mendengarkan Khotbah) tapi ketika shalatnya tidak terlambat (tidak tertinggal rakaat shalatnya),,?? mohon penjelasan,,, syukron,, wassalam,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yg mendengarkan khotbah sudah banyak (menurut imam Syafi'i 40 orang. menurut yg lain tdk harus 40 orang), lalu Mas Rahmadi terlambat maka tidak apa-apa. Khotbahnya sah dan shalat semua orang termasuk Mas Rahmadi jg sah.

      Biasanya, masjid2 di negara kita jamaahnya sejak mulai khotbah sudah banyak, lalu kita terlambat. Maka shalat kita tetap sah.

      Tp alangkah indah jika kita sudah duduk di masjid sejak mulai khotbah ya, Mas.

      Hapus

Al-Qur'an Hadits

Hikmah

Tausiyah

Rumah Tangga

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis
Copyright © 2011. Ruang Ukhuwah - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger