Senin, Mei 06, 2013

Lomba Mewarnai untuk PAUD & TK Se-Provinsi DIY

Salam
Penerbit buku anak Laksana Kidz bekerjasama dengan Komunitas Tinta Emas (KomTE) peduli pendidikan anak. Sebagai wujud kepedulian, kami menyelenggarakan “LOMBA MEWARNAI UNTUK PAUD DAN TK SE-PROVINSI DIY." Selain lomba mewarnai, kami juga menggelar acara KUPAS BUKU ‘abacaka’ Cara Cepat, Mudah, dan Menyenangkan Belajar Membaca untuk Usia 3-6 Tahun. Dua agenda tersebut akan kami selenggarakan pada:

Hari                 : Minggu
Tanggal            : 19 Mei 2013
Pukul               : 09.00 – selesai
Tempat            : Gedung Serbaguna Kompleks Kelurahan Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul.



A.     KETENTUAN LOMBA

        1.      Peserta Kategori A: Usia PAUD
                 Peserta Kategori B: Usia TK
        2.      Mengisi formulir pendaftaran.
        3.      Membayar biaya administrasi sebesar Rp 20.000,-
        4.      Pendaftaran mulai tanggal 1 Mei 2013 sampai 17 Mei 2013.
        5.      Tempat pendaftaran:
Sekretariat KomTE:
Kompleks TPA Al-Mujahadah
RT 05 Ngeblak, Wijirejo, Pandak, Bantul, 55761.
Telp. (0274) 6461050, 9274891
SMS: 085878791980 (Fatiharifah),  081911999953 (Ulfah)

Ruang Redaksi Laksana Kidz
Sampangan Gg. Perkutut No. 325-B
Jl. Wonosari, Baturetno, Banguntapan, Jogjakarta
HP. 082137220948 (jam kerja)


B.     FASILITAS PESERTA
        1.      Snack, soft drink, dan makan.
        2.      Co-card peserta.
        3.      Kertas gambar.
        4.      Door prize: buku, voucher, tiket masuk Gembira Loka, tiket masuk Kids Fun, dll.


C.    HADIAH
       1.      Juara 1 : Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000,-
       2.      Juara 2 : Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp  750.000,-
       3.      Juara 3 : Trophy dan uang pembinaan sebesar Rp  500.000,-
       4.      Juara Harapan 1 : Trophy dan bingkisan dari sponsor.
       5.      Juara Harapan 2 : Trophy dan bingkisan dari sponsor.
       6.      Juara Harapan 3 : Trophy dan bingkisan dari sponsor.

Imprint Baru Penerbit DIVA Press Group




Pada waktu dan tempat yang sama, Laksana Kidz menggelar pula KUPAS BUKU "abacaka; Belajar Membaca Cepat, Mudah, dan Menyenangkan untuk Usia 3-6 Tahun".
Bersama:
1. Hj. Suyatminah, S.Pd (Ketua Himpaudi Kab. Bantul)
2. Maulidya Ulfah, M.Pd.I (Dosen PG PAUD Fak. Pendidikan IKIP Veteran Semarang)
3. Ulfah Nurhidayah, S.Pd.I (Penulis)
4. Lilis Suryani, S.Pd (Penulis)




»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, Maret 06, 2013

Bimbingan Belajar Menulis (BBM) Buku Anak


Buku merupakan media yang memiliki kekuatan super untuk mengubah peradaban. Jika yang dibaca oleh masyarakat adalah buku yang mendidik maka akan lahirlah generasi-generasi yang terdidik. Sebaliknya, jika yang dibaca adalah buku-buku yang merusak moral maka akan lahirlah generasi yang tidak bermoral.

Berdasarkan pemikiran tersebut, Komunitas Tinta Emas (KomTE) bekerjasama dengan Penerbit DIVA Press Group menyelenggarakan kegiatan bertajuk Bimbingan Belajar Menulis (BBM) Buku Anak. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 kali pertemuan secara gratis.

Pertemuan pertama (terbuka untuk umum) akan dilaksanakan pada:
Hari, tanggal   : Ahad, 17 Maret 2013
Pukul               : 09.00 – 11.30 WIB
Tempat            : SD Ringinharjo Kec. Bantul Kab. Bantul Prov. DIY
Penyampai       : 1. Edi Mulyono, M.Ag, Direktur Penerbit DIVA Press Group.
                          2. Irham Sya’roni, S.Pd.I, Redaktur Pelaksana Buku Anak Penerbit DIVA Press.
                          3. Penulis-penulis senior Komunitas Tinta Emas (KomTE).

Pendaftaran dilakukan melalui:
Telepon: 0274-9274891
SMS: 081 911 9999 54 (Ulfah), 085 878 79 1980 (Ifah)
Webblog: www.timkomte.com

Salam literasi!
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, Januari 09, 2013

Nasihat-Nasihat Umar bin Khattab


 Sekilas Tentang Umar bin Khattab
Dia adalah Umar bin Khaththab bin Naufal. Ibunda beliau bernama Hantamah binti Hasyim bin Al-Mughirah. Usia Umar bin Khattab lebih muda 13 tahun dari Rasulullah saw. Selain sebagai sahabat setia Rasulullah, Umar bin Khattab juga merupakan mertua beliau saw karena putrinya yang bernama Hafshah diperistri oleh Rasulullah.
Sebelum memeluk Islam, Umar adalah lelaki terdepan dan terkeras dalam memusuhi Islam. Rasulullah lalu berdoa, “Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan Umar bin Khattab.” Akhirnya, doa Rasulullah dikabulkan oleh Allah swt. Allah memberikan hidayah kepadanya sehingga dia masuk Islam, bahkan menjadi lelaki terdepan dalam menumpas kezaliman musuh-musuh Islam. Karena keberaniannya itulah dia sering dijuluki Singa Padang Pasir.
Umar bin Khattab wafat pada usia 63 tahun setelah menjabat sebagai khalifah selama 10 tahun. Ia wafat karena tikaman pedang Abu Lu’lu’ah, seorang budak milik Al-Mughirah bin Syu’bah.

Testimoni Rasulullah Terhadap Umar
Rasulullah saw bersabda, “Tidak ada satu pun malaikat di langit yang tidak menghormati Umar, dan tidak ada satu pun setan di atas bumi yang tidak takut kepada Umar (sejak dia masuk Islam).”
(Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Ibnu Abbas)

Beliau saw juga bersabda, “Sesungguhnya Allah menempatkan kebenaran di lidah dan hati Umar.”
(Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Dzar)

Dalam sabda yang lain disebutkan, “Andaikata setelah aku ada nabi, pastilah dia adalah Umar.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Uqbah bin Amir)

Nasihat-Nasihat Umar bin Khattab

1.        Orang yang banyak mengingat mati akan rela dengan sedikit rezeki dari dunia. (Dalam Adab Ad-Dunya wa Ad-Din, Imam Al-Mawardi)

2.      Orang yang paling berakal adalah yang rajin mengintrospeksi diri sendiri. (Dalam Mutiara Hikmah Kekasih Rasul, Hani Al-Hajj)

3.      Kalian jangan sampai tertipu oleh puasa dan shalat seseorang, tetapi perhatikanlah kejujuran, keamanahan, dan sifat wara’-nya. (Dalam Mutiara Hikmah Kekasih Rasul, Hani Al-Hajj)

4.      Bersikap simpatik terhadap orang lain adalah bagian dari kecerdasan akal, bertanya dengan cara yang baik adalah bagian dari ilmu, dan kepandaian me-manage adalah bagian dari penghidupan. (Dalam Nasha’ih al-‘Ibad, An-Nawawi Al-Bantani)

5.      Nilai seseorang dilihat dari agamanya. Fondasinya adalah akal, dan wibawanya terletak pada akhlaknya. (Dalam Mutiara Hikmah Kekasih Rasul, Hani Al-Hajj)


Sumber gambar: www.konsultasisyariah.com
»»  Baca Selengkapnya...

Senin, Desember 24, 2012

Alhamdulillah, Akhirnya Terbit Juga!


Alhamdulillah, setelah cukup lama menantikan terbitnya buku ini akhirnya pada Oktober 2012 kemarin buku ini telah resmi dilaunching. Lumayan lama saya dan teman-teman mengerjakan buku ini. Maklum karena halamannya yang cukup tebal, yaitu 506 halaman. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan terbitnya buku ini, khususnya teman-teman Tim Kajian Keislaman Nurul Ilmi (Ust. Ayup P, MA; Ust. Sawaun Amin, M.Hum; dan lain-lain). Terima kasih juga untuk kru redaksi Citra Risalah yang telah mempercantik penampilan buku ini, khususnya Bapak Basit Abdullah, Bapak Supriyanto, dan Bapak Trisnawan Hb.

Anda bisa mendapatkan buku ini di toko buku Gramedia terdekat dengan harga Rp100.000,- Akan tetapi, jika Anda tidak bisa menjangkau toko buku atau karena suatu alasan tertentu sehingga tidak bisa mendapatkannya di toko buku terdekat, Anda bisa menghubungi tim_komte@yahoo.co.id atau page facebook Komunitas Tinta Emas atau sms/call ke nomor 0274-9274891 (diskon 20%).





Judul Buku Induk Terlengkap Agama Islam  
No. ISBN 9786029245066 
Penulis Tim Kajian Keislaman Nurul Ilmi (Divisi Keislaman Komunitas Tinta Emas)
Penerbit Citra Risalah 
Tanggal terbit Oktober - 2012 
Jumlah Halaman 506 
Jenis Cover Hard Cover
Harga Rp 100.000,- 



 
"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian semua ke dalam Islam secara kaffah, dan Janganlah kalian turuti langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya dia itu musuh yang nyata bagimu."(Q.S. al-Baqarah [2]: 208) Ayat di atas memerintahkan kita agar menjadi muslim yang kaffah, bukan muslim yang setengah-setengah.

Tingkat melek baca Al-Qur'an rendah, masjid-masjid banyak yang kosong ketika waktu shalat tiba, tata kehidupan yang jauh dari nilai-nilai keislaman, moralitas yang jauh dan teladan Rasulullah, dan masih banyak lagi, semua ini mengindikasikan keislaman yang setengah-setengah. Untuk itulah, buku ini hadir di tengah pembaca. Memuat segala macam pernik ajaran Islam sehingga umat Islam dapat terbantu untuk mengkaji, mempelajari, dan menelaah segalanya tentang Islam.
Buku ini disusun dengan berbagai kelebihan, di antaranya:

> Valid: materi yang disampaikan berdasar pada Al-Qur'ann dan Hadits serta kitab-kitab yang mu'tabar sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
> Lengkap: pembahasan meliputi dari seribu entri ajaran Islam. Mulai dari akidah, muamalah, fiqih, akhlak, dan lainnya
> Sistematis: mudah dibaca dengan pembagian bab dan subbab yang tertata rapi dan sistematis
> Mudah: dikemas dengan bahasa tulis yang ringan, efektif, dan tidak bertele-tele sehingga mudah pula dipahami.
> Global: cocok untuk semua segmen pembaca, dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, November 21, 2012

Nasihat-Nasihat Abu Bakar Ash-Shiddiq


Sekilas Tentang Abu Bakar
Abu Bakar Ash-Shiddiq, nama aslinya adalah Abdullah, putra dari Abi Quhafah Utsman bin Amir. Adapun nama ibunya adalah Ummul Khair Salma binti Shakhr bin Akir.

Ia adalah sahabat terdekat Rasulullah saw. Ia juga menjadi mertua Rasulullah karena putrinya yang bernama Aisyah r.ha. dinikahi oleh beliau saw.

Sedari mula ketika Islam diajarkan oleh Rasulullah, dialah orang pertama dari golongan laki-laki dewasa yang membenarkan/menerima ajaran tersebut. Karena itulah ia diberi gelar Ash-Shiddiq, yang berarti orang yang selalu membenarkan.

Masa kepemimpinan Abu Bakar sebagai khalifah terbilang sangat singkat, yakni hanya 2 tahun. Walaupun sangat singkat, prestasi yang ditorehkannya sungguh luar biasa. Di antaranya adalah dialah yang pertama kali mengumpulkan Al-Qur’an sehingga menjadi satu mushaf. Dia pula yang berhasil memperluas dakwah Islam hingga Irak dan Syam.

Testimoni Rasulullah Terhadap Abu Bakar
1.      Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling setia dalam persahabatannya denganku dan dalam hartanya adalah Abu Bakar. Seandainya aku boleh memilih seseorang menjadi khalil (kekasih/teman setia) selain Tuhanku, niscaya aku akan memilih Abu Bakar. Namun, Allah telah menjadikannya untukku sebagai saudara dalam Islam dan kasih sayang di bawah naungan-Nya. Tidak akan tersisa satu pintu pun di masjid ini, semua akan akan ditutup, kecuali pintu Abu Bakar.” (Imam as-Suyuthi dalam Tarikh al-Khulafa’)
2.      Beliau saw juga bersabda, “Tidak selayaknya seseorang dari suatu kaum menjadi imam padahal di tengah-tengah mereka ada Abu Bakar.” (H.R. Tirmidzi, dari Aisyah)

Di Antara Nasihat Abu Bakar Ash-Shiddiq
1.   Aku bukanlah orang terbaik di antara kalian. Oleh karena itu, jika aku melakukan hal yang baik maka bantulah. Sebaliknya, jika aku melakukan tindakan yang menyeleweng maka luruskanlah. Kebenaran itu adalah amanah, sedangkan kebohongan adalah pengkhianatan. (Dipetik dari khotbah Abu Bakar saat diangkat menjadi khalifah)
2.   Barangsiapa masuk kubur tanpa membawa bekal, seakan-akan dia mengarungi samudera tanpa bahtera. (Dalam Nasha’ih al-‘Ibad, An-Nawawi Al-Bantani)
3.   Jika engkau ingin melihat orang yang paling mulia di kalangan manusia maka lihatlah raja yang berpakaian miskin. Dialah orang yang baik sepak terjangnya, dia layak menjadi pemimpin dunia dan agama. (Dalam Tarikh Al-Khulafa’, Imam As-Suyuthi)
4.      Allah tidak mungkin menerima amal yang sunnah apabila yang fardhu belum ditunaikan. (Pesan Abu Bakar kepada Umar bin Khattab)
5.  Barangsiapa memenuhi panggilan iblis maka hilanglah agamanya. Barangsiapa memenuhi panggilan hawa nafsu amarah maka hilanglah akhiratnya. (Dalam Nasha’ih al-‘Ibad, An-Nawawi Al-Bantani)

Sumber gambar.
Tulisan ini dipublikasikan juga di www.timkomte.com 
»»  Baca Selengkapnya...

Rabu, November 07, 2012

Menyingkap Selubung Kegelapan Batin

Jujur, sempat ragu juga saat ingin kembali mengisi kolom resensi di media massa. Maklum, karena sudah lumayan lama (hampir 2 tahun) tidak menulis di koran jadi sempat deg-degan juga. Hehehe... Bismillah, dengan modal niat, tekad dan semangat maka kutulis review saya tentang buku keren berjudul Rahasia Sepuluh Malam (Update). Buku ini sebetulnya merupakan produk lama yang diterbitkan oleh Serambi Ilmu Semesta, tetapi karena masih sangat dibutuhkan oleh khalayak pembaca maka kembali dicetul (cetak ulang) dengan sedikit pembenahan serta penyempurnaan. Jadilah judul terbaru buku tersebut ada tambahan atau embel-embel UPDATE.

Seperti apakah resensi singkat saya tentang buku tersebut? Mari kita baca bersama.

Edisi lama
Edisi update


















=====================================================================

Judul buku     : Rahasia Sepuluh Malam
Penulis            : Achmad Chodjim
Penerbit         : Serambi Ilmu Semesta, Jakarta
Cetakan          : 2012
Tebal              : 427 halaman

The life is the journey, hidup ini adalah perjalanan. Ya, perjalanan panjang dari alam arwah, alam rahim, alam dunia, alam sakaratul maut, alam kubur (barzah), alam kiamat, alam kebangkitan, juga alam mahsyar, alam hisab, alam penentuan, alam surge atau alam neraka. Sementara kita adalah para salik (para pejalan) yang meniti jalan tersebut.
Sebagai seorang salik, perjalanan kita tentu tidak tak terarah dan tak bertujuan. Dalam tiap langkah dan tarikan napas seorang salik pastilah ada arah dan tujuan yang hendak dituju. Masalahnya, ke manakah arah dan tujuan perjalanan kita? Pertanyaan inilah yang pernah dilontarkan Tuhan kepada Nabi Ibrahim a.s.: “Fa ayna tadzhabuun? (Lalu ke manakah kalian akan pergi?).” (Q.S. At-Takwir: 26)
Fa ayna tadzhabuun, sejatinya memuat pertanyaan hakiki tentang apa sebenarnya tujuan akhir dari perjalanan hidup kita; apakah karier, kedudukan, kekayaan, atau kemasyhuran. Dari semua pilihan itu ternyata tak ada satu pun yang menjadi jawaban Ibrahim. Sebagaimana dimaktub dalam Q.S. Ash-Shaffat: 99, Ibrahim menegaskan bahwa perjalanannya semata-mata adalah untuk menghadap Tuhan. Hanya kepada Tuhanlah hidup manusia bermuara.
Tetapi bagaimana akan berjalan menuju Tuhan apabila jiwa kita justru diliputi kegelapan? Pertanyaan inilah yang mengusik Achmad Chodjim sehingga tergeraklah ia untuk menjawabnya melalui buku ini. Melalui buku ini Achmad Chodjim memandu kita memupus kegelapan hati dan menyongsong pencerahan batin secara lebih efektif. Bab demi bab dalam buku ini mengantar kita melewati ‘malam’ demi ‘malam’ hingga sang ‘fajar’ tiba. Setahap demi setahap buku ini memandu kita menyingkap selubung-selubung kegelapan batin, lalu menuntun kita mendaki tahapan-tahapan spiritual menuju Allah Sang Yang Mahaindah dan Mahacinta.
Walaupun bab demi bab dalam buku ini dijadikan sebagai jalan pendakian menuju maqam spritiual para sufi, tidak berarti buku ini hanya dikhususkan bagi mereka. Ini bias dilihat dari pembabaran Achmad Chodjim tentang perjalanan menyingkap ‘malam’ dengan bahasanya yang sederhana, lugas, dan kriuk (renyah) sehingga kalangan awam pun tidak akan berkerut dahi saat membacanya.
- Dipublikasikan di surat kabar harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta (Minggu, 28 Oktober 2012)
- Diposting ulang di www.timkomte.com

»»  Baca Selengkapnya...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ruang Ukhuwah - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger