Kata Mutiara (Arab-Indonesia) - Bagian 1

Di antara pelajaran yang saya suka dan sangat berkesan saat masih duduk di bangku madrasah diniyah tingkat ibtida’ (dasar) adalah mahfuzhat. Dalam pelajaran ini kami harus menghafal kata-kata bijak atau kata-kata mutiara berbahasa Arab. Setelah itu, Pak Ustad menjelaskan maksud dari kata-kata bijak itu dan bagaimana mempraktikkannya disertai kisah-kisah teladan para shalih pendahulu.

Berikut beberapa mahfuzhat yang masih saya ingat. Semoga pada kesempatan berikutnya saya bisa merangkum mahfuzhat-mahfuzhat lain dari para shalihin. Aamiin…


***


1.   Keutamaan Adab
آدَابُ الْمَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
“Adab seseorang lebih baik daripada emas.”

***

2.  Pasti Ada Solusi
اِذَا صَدَقَ الْعَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ
Jika ada kemauan, pasti ada jalan.”

***

3.  Bahaya Marah

اَوَّلُ الْغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
Awal kemarahan adalah gila, dan akhirnya adalah penyesalan.”

***

4.  Kewajiban Mencari Ilmu

اُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلَى اللَّحْدِ
Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat.”

***

5.  Tawakal kepada Allah

اَلإِنْسَانُ بِالتَّفْكِيْرِ وَاللهُ بِالتَّدْبِيْرِ
Manusia berencana, tuhanlah yang menentukan.”

***

6.  Bersalah dan Pelupa

اَلإِنْسَانُ مَحَلُّ الْخَطَءِ وَالنِّسْيَانِ
Manusia itu tempat salah dan lupa.”

***

7.  Belajarlah Sejak Dini

اَلتَّعَلُّمُ فِى الصِّغَارِ كَالنَّقْشِ عَلى الْحَجَرِ
والتَّعَلُّمُ فِى الْكِبَارِ كَالنَّقْشِ عَلَى الْمَاءِ
“Belajar pada waktu kecil bagai mengukir di atas batu,
belajar pada waktu dewasa bagai mengukir di atas air.”

***

8.  Jangan Ceroboh

ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الْحَزْمِ السَّلاَمَةُ
Buah dari kecerobohan adalah penyesalan, sedangkan buah dari ketelitian adalah keselamatan.”

***

9.  Bergaullah dengan Orang Jujur

جَالِسْ اَهْلَ الصِّدْقِ وَالْوَفَاءِ
“Duduklah (bergaullah) dengan orang yang jujur dan menepati janji.”

***

10. Cobalah dan Perhatikan

جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا
Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kamu akan menjadi orang yang tahu.”

***

11. Pemuda Berilmu dan Bertakwa

حَيَاةُ الْفَتَى بِالْعِلْمِ وَالتُّقَى
Hidup seorang pemuda ditentukan oleh ilmu dan ketakwaannya.”

***

12. Bersahabat dengan Buku

خَيْرُ الْجَلِيْسِ فِى الزَّمَانِ كِتَابٌ
Sebaik-baik teman duduk setiap waktu adalah buku.”

***

13. Sahabat yang Baik

خَيْرُ اْلأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلَى الْخَيْرِ
“Sebaik-baik sahabat adalah yang menunjukkanmu kepada kebenaran.”

***

14. Ucapan yang Berkelas

خَيْرُ الْكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ
Sebaik-baik ucapan adalah yang sedikit tetapi berarti.”

***

15. Harta yang Baik

خَيْرُ مَالِكَ مَانَفَعَكَ
Sebaik-baik hartamu adalah yang berguna bagi kamu.”

***

16. Manusia Terbaik

خَيْرُ النَّاسِ اَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَاَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Sebaik-baik manusia adalah yang baik akhlaknya dan paling berguna bagi manusia.”

***

17. Obat Marah

دَاوُوا الْغَضَبَ بِالصُّمْتِ
“Obatilah marah dengan diam.”

***

18. Menjaga Lisan

سَلاَمَةُ اْلإِنْسَانِ فِى حِفْظِ اللِّسَانِ
Keselamatan manusia bergantung pada bagaimana dia menjaga lisannya.

***

19. Pengaruh Akhlak Buruk

سُوْءُ الْخُلُقِ يُعْدِى
Akhlak yang buruk itu menular.”

***

20.            Jangan Membanggakan Nasab

اَلشَّرَفُ بِاْلأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ
Kemuliaan (seseorang) disebabkan oleh adabnya, bukan keturunan.”

***

21. Sabar Kunci Kesuksesan

اَلصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلَى كُلِّ عَمَلٍ
“Kesabaran akan menolong setiap pekerjaan (usaha).”

***

22.            Musuh yang Baik

عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
Musuh yang pandai lebih baik daripada kawan yang bodoh.”

***

23.            Menulislah

اَلْعِلْمُ كَالصَّيْدِ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ
Ilmu itu ibarat binatang buruan, sedangkan tulisan adalah pengikatnya.”

***

24.            Ilmu yang Tidak Diamalkan

اَلْعِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَرٍ
Ilmu tanpa diamalkan bagaikan pohon tak berbuah.”

***

25.            Manfaat Bekerja

اَلْعَمَلُ يَجْعَلُ الصُّعْبَ سَهْلاً
Bekerja akan membuat sulit menjadi mudah.”

***

26.            Harga Diri

قِيْمَةُ الْمَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ
Harga diri seseorang bergantung pada kebaikannya.”

***

27.            Kedahsyatan Ucapan

اَلْكَلاَمُ يَنْفُذُ مَا لاَ تَنْفُذُهُ اْلإِبَرُ
Perkataan dapat menembus apa yang tidak dapat ditembus oleh jarum.”

***

28.            Jangan Menghina

لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْنًا
Jangan menghina orang miskin, jadilah engkau penolongnya.”

***

29.            Jangan Meremehkan

لاَتَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ
“Jangan menghina orang yang lebih rendah darimu, karena setiap sesuatu pasti punya kelebihan.”

***

30.            Semua Ada Balasannya

لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ
Setiap perbuatan ada balasannya dan setiap perkataan ada jawabannya.”

***

31. Berbicara Sesuai Situasi dan Kondisi

لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
“Setiap tempat ada pembicaraannya dan setiap pembicaraan ada tempatnya.”

***

32.            Andai Manusia Tak Berilmu

لَوْلاَ الْعِلْمُ لَكاَنَ النَّاسُ كَالْبَهَائِمِ
Kalau bukan karena ilmu, niscaya manusia akan seperti binatang.”

***

33.            Yang Lalu Biarlah Berlalu

لَنْ تَرْجِعَ اْلأَيَّامُ اَلَّتِى مَضَتْ
Hari-hari yang telah berlalu tidak akan kembali lagi.”

***

34.            Yatim yang Sesungguhnya

لَيْسَ الْيَتِيْمُ الَّذِيْ قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ الْيَتِيْمُ يَتِيْمُ الْعِلْمِ وَاْلأَدَبِ
Bukanlah yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tetapi yatim itu adalah yang tiada berilmu dan beradab.”

***

35.            Baju Baru Hari Raya

لَيْسَ الْعِيْدُ لِمَنْ لَبِسَ الْجَدِيْدَ، وَلَكِنَّ الْعِيْدَ لِمَنْ طَاعَتُهُ يَزِيْدُ
“Hari raya itu bukan untuk orang yang berpakaian baru, melainkan bagi orang yang ketaatannya bertambah.”

***

36.            Bersungguh-sungguh
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
“Barang siapa bersungguh-sungguh maka akan berhasil.”
***
37.            Buah Kesabaran

مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
“Barang siapa bersabar maka ia akan beruntung.”

***

38.            Persiapkan Bekal

مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ
“Barang siapa tahu akan jauhnya perjalanan maka ia akan bersiap-siap.”

***

39.            Buah Kejujuran

مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
Barang siapa sedikit kejujurannya maka sedikit pula temannya.”

***

40.            Bukti Nyata Sang Pencinta

مَنْ اَحَبَّ شَيْأً اَكْثَرَ مِنْ ذِكْرِهِ
“Barang siapa mencintai sesuatu maka ia akan banyak menyebutnya.”

***

41. Kasih Sang Sahabat

مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضَّيْقِ
Kasih sayang seorang teman akan tampak saat (sang teman) dalam kesempitan.

***

42.            Apa yang Kita Tanam?

مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
Barang siapa menanam maka akan memanen.

***

43.            Tip Mendapatkan Banyak Teman/Saudara

مَنْ كَثُرَ اِحْسَانُهُ كَثُرَ اِخْوَانُهُ
Barang siapa banyak kebaikannya maka akan banyak pula saudaranya.

***

44.            Please, Jangan Menganiaya!

مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
Barang siapa yang menganiaya maka akan teraniaya.

***

45.            Jangan Mau Dizalimi

مَنْ اَعَانَكَ عَلَى الشَّرِّظَلَمَكَ
Barang siapa yang menolongmu berbuat kejelekan (kejahatan), maka ia telah menzalimimu.”

***

46.            Istiqamah

مَنْ سَارَ عَلَى الدَّرْبِ وَصَلَ
Barang siapa berjalan di atas jalan (yang semestinya), maka akan sampai.”

***

47.            Tip Mencari Teman

مَنْ طَلَبَ اَخًا بِلاَعَيْبٍ بَقِيَ بِلاَ اَخٍ
Barang siapa mencari kawan yang sempurna (tanpa aib), maka ia tidak akan pernah mendapatkan kawan.”

***

48.            Berakit-rakit ke Hulu

وَمَا اللَّذَّةُ اِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
“Tidak akan merasakan lezat, kecuali setelah merasakan penat (kerja keras).”

***

49.            Manfaatkan Waktu

اَلْوَقْتُ كَالسَّيْفِ، اِنْ لَمْ تَقْطَعْهُ قَطَعَكَ
Waktu itu bagaikan pedang, jika engkau tidak menundukkannya maka ia akan memenggalmu.”

***

50.            Waktu Itu Sangat Berharga

اَلْوَقْتُ اَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ
Waktu itu lebih berharga daripada emas.”


Baca juga:


Tag : Hikmah
Comments
2 Comments
2 Komentar untuk "Kata Mutiara (Arab-Indonesia) - Bagian 1"

Artikel yang sangat bermanfaat bagi semua orang, terima kasih infonya :)

Sama-sama, terima kasih kembali, Kang.

Back To Top