Alif yang Bukan Huruf Mad


Jika ada alif terletak setelah harakat (tanda baca) fathah, semestinya alif tersebut berfungsi sebagai huruf mad.[1] Akan tetapi, di dalam al-Qur’an ada alif yang tidak berfungsi sebagai huruf mad walaupun terletak setelah harakat fathah. Meskipun tidak berfungsi sebagai huruf mad, alif tersebut tidak boleh dibuang.

Berikut alif-alif yang dimaksud:


No.
Lafal
Surat/Ayat/Juz
Cara Membaca
1.

لِتَتْلُوَاْ


Q.S. ar-Ra’du [13]: 30

Juz 13
Dibaca pendek satu harakat/ketukan.[2]

لِتَتْلُوَ
2.

لَنْ نَدْعُوَاْ


Q.S. al-Kahfi [18]: 14

Juz 15
Dibaca pendek satu harakat/ketukan.

لَنْ نَدْعُوَ
3.

لِيَرْبُوَاْ


Q.S. ar-Ruum [30]: 39

Juz 21
Dibaca pendek satu harakat/ketukan.

لِيَرْبُوَ

4.

لِيَبْلُوَاْ


Q.S. Muhammad [47]: 4

Juz 26
Dibaca pendek satu harakat/ketukan.

لِيَبْلُوَ

5.

وَ نَبْلُوَاْ


Q.S. Muhammad [47]: 31

Juz 26
Dibaca pendek satu harakat/ketukan.

وَ نَبْلُوَ




[1] Huruf mad ialah huruf yang berfungsi memanjangkan bunyi huruf yang terletak sebelum huruf mad tersebut.
[2] 1 harakat = 1 gerak atau 1 ketukan.


 Kembali ke DAFTAR ISI (Risalatul Qurra' wal-Huffazh)

Comments
2 Comments
2 Komentar untuk " Alif yang Bukan Huruf Mad"

Meski sudah lama gak melihat, sampul kitab di atas tidak asing lagi.

Iya, Mas. Mungkin kenangan saat diniyah ibtidaiyah atau bahkan sebelumnya...

Back To Top