Masalah Kata Penghubung (Konjungsi)

Banyak kesalahan penggunaan kata penghubung, baik itu penggunaannya pada awal kalimat maupun penggunaan tanda koma pada kata penghubung.

a.      Kata Penghubung yang Didahului Koma

  • …, namun …
  • …, padahal …
  • …, kecuali …
  • …, sedangkan …
  • …, seperti …
  • …, tetapi …
  • …, yaitu …
  • …, yakni …

Catatan: 
Kata yaitu, yakni, dan seperti menggunakan tanda koma sebelumnya apabila merinci sesuatu dengan rincian lebih dari satu. Perhatikan contoh berikut:

  • Setiap editor memerlukan alat bantu, yaitu bolpoin, penerang teks, buku referensi, dan komputer.
  • Peralatan yang digunakan, seperti tang, obeng, dan palu.

b.      Kata Penghubung yang Tidak Didahului Koma

  • … bahwa …
  • … maka
  • … agar …
  • … karena …
  • … sehingga …
  • … sebab …
  • … jika …

c.       Kata atau Frasa Penghubung Antarkalimat Diakhiri Tanda Koma

  • Agaknya, …
  • Akan tetapi, …
  • Akhirnya, …
  • Akibatnya, …
  • Artinya, …
  • Jika demikian, …
  • Kalau begitu, …
  • Kalau tidak salah, …
  • Karena itu, …
  • Lagi pula, …
  • Sebaliknya, …
  • Sebelumnya, …
  • Sebenarnya, …
  • Sehubungan dengan itu, …
  • Selain itu, …
  • Biarpun begitu, …
  • Biarpun demikian, …
  • Contohnya, …
  • Dalam hal ini, …
  • Dalam hubungan ini, …
  • Dalam konteks ini, …
  • Dengan demikian, …
  • Dengan kata lain, …
  • Di pihak lain, … (bukan Di lain pihak, …)
  • Di samping itu, …
  • Jadi, …
  • Meskipun begitu, …
  • Meskipun demikian, …
  • Misalnya, …
  • Namun, …
  • Oleh karena itu, …
  • Oleh sebab itu, …
  • Pada dasarnya, …
  • Pada hakikatnya, …
  • Pada prinsipnya, …
  • Paling tidak, …
  • Sebagai kesimpulan, …
  • Sebaiknya, …
  • Selanjutnya, …
  • Sementara itu, …
  • Sesudah itu, …
  • Sesungguhnya, …
  • Sungguhpun begitu, …
  • Sungguhpun demikian, …
  • Tambahan lagi, …
  • Tambahan pula, …
  • Untuk itu, …
  • Walaupun demikian, … (bukan Namun demikian, …)

Namun demikian, … --> Walaupun demikian, …
Tapi, …  --> Akan tetapi, …
Karena, …  --> Karena itu, …


d.      Kata Penghubung Tidak Digunakan Mendahului Kalimat
Berikut adalah penggunaan kata penghubung yang salah di dalam kalimat.


  • Pemerintah segera menetapkan kenaikan harga BBM per 1 April. Dan hal ini sudah lebih dahulu dikomunikasikan kepada DPR.
  • Mayoritas masyarakat menolak kenaikan harga BBM. Yang menjadi pokok keberatan masyarakat utamanya kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan bahan pokok lainnya.
  • Sejarah membuktikan bahwa korupsi sudah berurat akar di Indonesia. Tapi, kesadaran para pemangku kepentingan dan kebijakan di pemerintahan tidak juga meningkat.

Sumber:
Bambang Trim, Tak Ada Naskah yang Tak ‘Retak’, Bandung: Trim Komunikata, 2012, hlm. 66-67.
Tag : Pustaka
Comments
14 Comments
14 Komentar untuk "Masalah Kata Penghubung (Konjungsi)"

saya termasuk orang yang masih sering salah memakai kata penghubung ini mas...hehe...masih sering bingung membedakannya...:)

Mami Zidane @ Kita, termasuk saya juga Mami, mungkin sudah terbiasa salah atau bahkan memang sengaja memilih yg salah dlm percakapan sehari2 atau tulisan ringan. Soalnya sdh jd sifat qt ya, Mam, ga' mau yg ribet2 N yg formal2 bgt. betul bgtu kan, Mam? hehe

ILMU LAGI YEEE.
hhihi makasih bang

Annur EL- Kareem @ Yup, makasih kembali Nur. Gmn punya kbr Nur? Lama ane ga' menceburkan diri di jagat bloging, jd ktggalan kbr smua tmn.

Ilmuuuu.. meski jauh menyeberang hingga sampai ke blog ini. :D
Terkait buku yang jadi sumbernya, sungguh suka sudulnya. Tak ada hasil karya manusia tanpa "retak" yang mengiringinya.. :)

Arya Poetra @ makasih sdh datang jauh2 kemari. Hehehe... Ttg buku itu, sesuai judulnya juga, di dalam buku itu jg masih ada beberapa kesalahan, Mas. Memang semua tak ada yg tak retak ya, smpai2 buku berjudul Tak Ada Naskah Yang Tak Retak jg msh memuat keretakan di dlmnya.hehe

Iya, saya juga ucapkan terima kasih atas kunjungan mas Irham tempo hari ke tulisan saya. Hehe..
Ya, sudah kodrat kita(manusia) begitu ya mas. Akan selalu ada retak, meski yang terlihat begitu sempurna. Yang kita bisa lakukan, hanya meminimalisir kekurangan-kekurangan itu. :)

Arya Poetra @ Benar, Mas, tak ada yang sempurna di dunia. Bahkan yg terlihat sempurna pun senyatanya menyimpan keretakan di dalamnya. Semoga kita bisa terus meminimalisasi kesalahan2 qt ya, Mas.

wah bagus ne..saya kalo membuat artikel sering kali tidak percara apakah yang saya tulis benar..mantap ini.

Insya Allah buku-2 semisal buku di atas sangat bermanfaat bagi kita dalam menulis, Mas.

Assalamualaikum Pak, sebelumnya terimakasih sudah membagikan informasi ini. Saya mau tanya Pak, apakah buku ini masih terbit? Saya sedang mencari buku ini sebagai referensi skripsi...

WaƔlaikumussalam wr wb.
Maaf, saya kurang tahu informasi terbaru tentang buku itu. Yang saya tahu, buku itu tidak dijual bebas di toko-toko buku.

Assalamualaikum wr wb,
artikel yang sangat bermanfaat pa, kita jadi tahu kata penghubung yang baik dan benar :)

Wa'alaikumussalam wr wb.
Alhamdulillah, terima kasih banyak.

Back To Top