Bersedekah Secara Istiqamah (Bag-1)

Allah swt berfirman, “Tetap teguhlah kamu pada jalan yang benar sebagaimana yang telah diperintahkan kepada kamu.” (Q.S. Hûd [11]: 112)

Ayat ini memerintahkan kita agar senantiasa istiqamah dalam kebaikan, termasuk dalam bersedekah. Istiqamah merupakan disiplin agama yang menganjurkan umatnya agar selalu teguh, berterusan, dan konsisten dalam melakukan suatu kebajikan. Orang yang istiqamah ialah seorang yang comitted, tekun, dan gigih melakukan suatu amal yang diridhai Allah.

Sayangnya, selama ini istiqamah sering disalahartikan sebagai sesuatu yang statis dan mandek. Ini adalah persepsi yang keliru dan harus diluruskan, karena sejatinya makna istiqamah itu bukanlah statis atau bahkan mandek, melainkan lebih dekat pada arti stabilitas yang dinamis. Hal ini dapat dianalogikan dengan kendaraan bermotor; semakin tinggi teknologi suatu mobil, semakin mampu dia melaju dengan cepat tanpa guncangan. Karena kemampuannya melaju dengan kecepatan yang selalu bertambah dan tanpa guncangan itulah mobil tersebut dapat disebut memiliki stabilitas atau istiqamah.

Satu unit mobil disebut stabil bukanlah pada waktu ia berhenti, melainkan justru ketika kendaraan itu bergerak lalu melaju dengan cepat tanpa goncangan. Begitu pula dengan sedekah, ia disebut stabil atau istiqamah manakala dilakukan secara dinamis, terus-menerus, tanpa berhenti, bahkan semakin meningkat. Inilah hakikat istiqamah dalam bersedekah. Lanjut ke Bag-2...
Tag : Hikmah
Comments
4 Comments
4 Komentar untuk "Bersedekah Secara Istiqamah (Bag-1)"

Yah..kenapa harus bersambung ya...padahal lagi asik2-nya baca..:)

Hehehe... Biar ada istirahatnya, Mas. Kalau mengeja terus kan bs capek. Hehe... Monggo silakan dilanjut ke Bag-2,Mas.

alhamdulillah dapet ilmu yang bagus, karena istiqomah yang selama ini dipahami statis, pencerahannya mendorong kita untuk dinamis dan terus berkembang menjadi lebih baik dalam berbuat kebaikan/bersedekah

Desa Cilembu@ semoga kebaikan2 kita terus bergerak dinamis, smkin meningkat, ya, sobat. Salam kenal dan prshbtan.

Back To Top