Memaknai Sakinah, mawaddah, wa rahmah

Sakinah biasa diartikan dengan ‘ketenangan’. Ketenangan berbeda dengan kesenangan. Seseorang yang tenang pasti merasa senang.  Tetapi, seseorang yang senang belum tentu hatinya diliputi dengan ketenangan.

Mawaddah atau ‘rasa cinta’ ini lebih condong pada hal-hal yang bersifat fisik, seperti kecantikan dan kegantengan. Kemesraan dan cumbu rayu akan hadir pada mereka. Rasa cemburu menjadi hiasan bagi orang yang sedang dilanda cinta. Seorang istri bisa ngambek jika sang suami pulang larut malam, apalagi tidak berpamitan kepadanya. Itulah mawaddah.

Rahmah biasanya kita terjemahkan dengan kasih sayang. Dua orang yang sudah menikah selama enam puluh tahun mungkin sudah tidak bermesraan lagi. Mereka sudah tidak saling mencubit, saling menatap dengan luapan gejolak asmara. Secara fisik masing-masing sudah tua. Namun karena ada rahmah atau ‘kasih sayang’ di antara mereka maka mereka tetap bersatu, tidak bercerai. Karena adanya rahmah, mereka tetap saling mengasihi dan menyayangi. Sang suami begitu perhatian kepada istrinya dan sang istri pun memberikan layanan terbaik bagi suaminya. Itulah yang disebut dengan rahmah.

gambar: villailmu.wordpress.com
Tag : Hikmah
Comments
0 Comments
0 Komentar untuk "Memaknai Sakinah, mawaddah, wa rahmah"

Back To Top