Mengenalkan Anak pada Perpustakaan, Mungkinkah?


Kenapa tidak mungkin? Tinggal kita ajak saja anak-anak ke perpustakaan, maka jadilah mereka mengenal ruang, bangunan, atau tempat mengoleksi buku dan sumber-sumber bacaan lain. Gampang, kan?

Hmmm, bukan itu yang saya maksud. Postingan ini tidak hendak membahas itu, tetapi mengupas dan mendiskusikan judul Mengenalkan Anak pada Perpustakaan dari sudut logika bahasa, sudah tepat atau belum.

Baiklah, untuk mendiskusikannya, kita bisa membuat tiga alternatif judul (jika ada alternatif judul lain, monggo disampaikan di kolom komentar).


Judul pertama, Mengenalkan Anak pada Perpustakaan.
Judul kedua, Mengenalkan Perpustakaan kepada Anak.
Judul ketiga, Memperkenalkan Perpustakaan kepada Anak.

Judul pertama, walaupun kerap digunakan oleh banyak orang, saya masih ragu atas kesesuaian logikanya. Untuk menjawab keraguan itu, saya mencoba mengganti judul tersebut dengan kalimat lain, semisal Mengenalkan Istri kepada Jokowi. Setelah saya renungkan, kalimat ini memuat harapan agar Jokowi tahu dan kenal bahwa ini adalah istri (saya). Dari situlah saya menyimpulkan, kalimat Mengenalkan Anak pada Perpustakaan memuat harapan agar perpustakaan tahu dan kenal bahwa ini adalah anak (saya). 

Hmmm, aneh, kan? Padahal yang saya harapkan adalah anak menjadi tahu dan kenal bahwa tempat yang dia datangi adalah perpustakaan. Bukan sebaliknya, perpustakaan yang mengenal anak (saya). Berdasar pemikiran inilah saya menganggap bahwa mengenalkan anak pada perpustakaan adalah tidak mungkin karena memang tidak logis.

Selanjutnya, coba kita renungkan judul yang kedua. Tampaknya judul kedua lebih tepat atau setidaknya mendekati kesesuaian logika daripada judul yang pertama. 

Bagaimana dengan judul ketiga?
Dalam KBBI Daring versi Fakultas Ilmu Komputer UI Jakarta dan versi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa), disebutkan bahwa ‘memperkenalkan’ berarti memberitahukan supaya mengerti (mengetahui). Hmmm, berarti hanya judul ketiga yang benar, sementara judul pertama dan kedua salah?

Tunggu sebentar, jangan buru-buru menyimpulkan dan memutuskan. Mari kita coba buka https://kbbi.kemdikbud.go.id/Cari/Index dan masukkan kata ‘mengenalkan’ di kotak pencarian. Keterangan apa yang muncul di situ? Ternyata kata ‘mengenalkan’ semakna dengan ‘memperkenalkan’.  Dengan demikian, kesimpulan (sementara) saya, judul yang bisa digunakan adalah kedua dan ketiga.
Mengenalkan Perpustakaan kepada Anak
atau
Memperkenalkan Perpustakaan kepada Anak.

Sumber Gambar: dokumen pribadi (foto si Ewa, anak kedua saya) saat di Perpusda Bantul, 23 Agustus 2017.
Tag : Pustaka
Comments
4 Comments
4 Komentar untuk "Mengenalkan Anak pada Perpustakaan, Mungkinkah?"

Tata bahasa saya kurang begitu baik ini pengakuan tulus loh pak bukan merendah hehe, saya pilih judul "Mengenalkan Perpustakaan kepada Anak"
Selamat pagi

Saya juga kurang, Mbak. Apalagi saya tidak punya latar belakang keilmuan di bidang bahasa, terpaksa deh belajar sendiri. Mikir-mikir sendiri lalu dicari jawabannya sendiri. Hehehe...
Selamat pagi juga dan salam sukses.

judulkedua yang paling pas menurut SEO mah, menurut saya loch yah.
kan kata kunci yang mau di tuju kan perpustakaan dan anak

Secara logika bahasa, judul kedua dan ketiga bisa digunakan. Itu menurut saya sih. :) Kalau dari sudut SEO, saya bener2 awam, Mang. Mang Lembu pakarnya dan lebih tahu... saya makmunan saja. :)

Back To Top