Panduan Singkat I'tikaf (Bag. 3 - Terakhir)




Adab-Adab I’tikaf
Berikut beberapa adab yang hendaknya diperhatikan dan diamalkan selama beri’tikaf.
  1. Memperbanyak ibadah-ibadah sunnah, seperti shalat-shalat sunnah, membaca al-Qur’an atau shalawat, berdzikir, atau mengkaji ilmu-ilmu agama.
  2. Membuat bilik-bilik (tempat yang tertutup atau berbatas) di dalam masjid untuk digunakan ber-khalwat (menyepi) sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah. Terutama jika ada wanita yang ikut beri’tikaf, maka wajib bagi wanita itu untuk membuat bilik/batas agar terhindar dari ikhtilath (bercampur) dan saling memandang dengan lawan jenis.
  3. Meninggalkan perdebatan dan pertengkaran, walaupun dia berada di pihak yang benar.
  4. Menghindari perbuatan mengumpat, adu domba, dan berkata kotor.
  5. Meninggalkan segala perbuatan dan perkataan yang tidak bermanfaat.
  6. Mengurangi persinggungan dengan urusan dunia.


Dianjurkan memperbanyak membaca doa berikut saat beri’tikaf.

أَللّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, maka maafkanlah aku.”

Baca juga:


Hal-Hal yang Membatalkan I’tikaf
  1. Keluar dari masjid dengan sengaja walaupun sebentar tanpa keperluan yang mendesak. Boleh keluar dari masjid jika ada keperluan mendesak, seperti buang air besar atau kecil, berwudhu, atau lainnya.
  2. Murtad (keluar dari agama Islam).
  3. Hilang akal karena gila atau mabuk.
  4. Keluar darah haid atau nifas.
  5. Berjima’ (berhubungan biologis) atau persentuhan yang dapat mengantarkan kepada jima’. 


Tag : Lain-Lain
Comments
6 Comments
6 Komentar untuk "Panduan Singkat I'tikaf (Bag. 3 - Terakhir)"

Kalau hanya bersentuhan dengan lawan jenis tapi tidak sampai berjima membatalkan gak tuh kang ? Misalnya salaman atau bertambrakan pas berpapasan gtu :)

Memangnya serah terima jabatan atau lagi main sepakbola, ya, Mas... :)

Alhamdulillah kang sekarang makin nambah pencerahannya, untuk waktu malam ke 21 satu saya tidak keluar dari mesjid dan ternyata bisa membatalkan itikaf, terima kasih kang untuk ilmunya.
Oh iya kang mau nanya, mengenai sholat sunat, kan banyak sholat sunat dan sholat sunat apa saja yang dilakukan pada saat itikaf kang ?

Boleh shalat apa saja, Kang. Shalat hajat, tahajud, istikharah, atau shalat sunnah mutlaqah.

Dalam beritikaf ada adabnya juga ya pak, jadi tidak asal duduk bersila dan mengaji saja. Terimakasih banyak telah berbagi semoga menjadi pahala buat bapak..

Iya, Kang Maman, biar i'tikafnya lebih berkualitas.

Back To Top