Ngaji Al-Hikam Bersama Gus Wafi Maimoen Zubair

KH. Muhammad Wafi Maimoen, Lc adalah putra keempat dari pasangan KH Maimoen Zubair dan Nyai Hj. Masthi’ah. Lahir pada 15 Maret 1977 M di "negeri mutiara Arabia" Sarang Rembang Jawa Tengah. Beliau mengenyam bimbingan agama sejak kecil, melalui bimbingan sang ayah dan didikan para guru di MGS (Madrasah Ghazaliyah Syafi'iyah) Sarang Rembang, sehingga tumbuhlah Agus Wafi kecil sebagai anak yang berbudi pekerti dan berwawasan keilmuan yang tinggi.

Selepas tamat dari MGS pada tahun 1998 M, berangkatlah beliau melanjutkan studi di Universitas Al-Fattah Al-Islamy Damaskus, sebuah universitas terkemuka di Syiria yang diasuh oleh dosen-dosen andal, semisal DR Sa’id Romdlon Al-Buthy, DR Wahbah Az-Zuhaili, dan dosen-dosen lain yang tak kalah andalnya. Setelah menempuh jenjang pendidikan selama 4 tahun di Syiria, akhirnya beliau melanjutkan studinya di Universitas Zamalik kota tua Cairo Mesir.

Hasrat untuk belajar tentu tidak akan berhenti sampai di situ, karena memang kewajiban mencari ilmu barulah ketika ajal menjemput. Namun, kewajiban lain tak bisa ditampik. Gus Wafi harus kembali ke Sarang pada tahun 2004 M untuk menunaikan kewajiban membantu meningkatkan mutu pendidikan di pesantren Sarang, khususnya Pondok Pesantren Al-Anwar asuhan ayahanda beliau, KH Maimoen Zubair.

Walaupun sudah tidak lagi nyantri di sana (PP Al-Anwar Sarang), bukan berarti hasrat untuk mencerap ilmu dari beliau dan guru-guru yang lain terhenti begitu saja. Jarak yang jauh pun tidak perlu lagi menjadi halangan. Alhamdulillah, lewat dunia maya ini saya masih berkesempatan belajar kepada beliau melalui tulisan-tulisan beliau atau tausiyah beliau dalam kajian kitab Al-Hikam karya Ibnu Atha'illah As-Sakandari.

Tausiyah beliau yang berupa tulisan dapat dikaji di sini atau di sini.Sementara tausiyah beliau yang berujud rekaman pengajian kitab Al-Hikam dapat didengarkan/diunduh di sini.

 

Tag : Audio
Comments
6 Comments
6 Komentar untuk "Ngaji Al-Hikam Bersama Gus Wafi Maimoen Zubair"

subhanallah... hebat ya

Hmmmm.... Subhanalloh. Alhamdulillah yah...^^

Semoga anak cucu kita bisa thalabul ilmi seperti beliau. Atau stidaknya kita pun bisa mendapatkan secercah ilmu dr beliau. Amin

Semoga kita bisa kecipratan ilmunya ya kang.

Beruntung sekali ya mas, diberi anugerah oleh Allah thalabul ilmi kpd tokoh2 Islam atau ulama2 hebat.

Back To Top